Belasan Desa Terisolir Terjebak Longsor, Dandim BM Berjibaku Lumpur Antar Bantuan

Laung
.
Minggu, 20 November 2022 | 15:15 WIB
Dandim 0119/Bener Meriah Letkol Inf Eko Wahyu Sugiarto bersama rombongan nekat berjibaku menerobos lumpur mengantar bantuan untuk masyarakat terjebak longsor. Foto: Ist

BENER MERIAH, iNews.id - Cuaca ekstrim hujan lebat dan angin kencang mengguyur di Wilayah Kabupaten Bener Meriah, hingga menyebabkan terjadinya bencana Alam tanah longsor menutupi badan jalan Pondok Baru menuju Samar Kilang Kecamatan Syiah Utama lumpuh total dan tidak dapat dilalui pengendara.

Selain tidak ada sinyal, lokasi terdampak bencana longsor diperkirakan sepanjang 50 meter dengan ketebalan berlumpur mencapai 1 meter lebih di atas pegunungan, hingga mengakibatkan Ribuan Jiwa dalam 11 Desa di Daerah terisolir Samar Kilang Kecamatan Syiah Utama Kabupaten Bener Meriah terkurung tidak bisa berpergian.

Atas peristiwa itu, Komandan Kodim (Dandim) 0119/Bener Meriah Letkol Inf Eko Wahyu Sugiarto bersama rombongan nekat berjibaku menerobos lumpur saat mengantar bantuan untuk masyarakat terjebak longsor.

Bahkan di tengah aksi kemanusian itu, sempat terjadi longsor susulan, saat Dandim Eko Wahyu Sugiarto bersama rombongan mengantar bantuan dengan cara memikul dan berjalan kaki melintasi daerah rawan longsor membawa bantuan 1 Ton beras dan keperluan lainnya, pada Sabtu (19/11/2022) kemarin.

Dandim 0119/BM Letkol Inf Eko Wahyu Sugiarto M.Han, dikonfirmasi mengatakan, sulitnya akses jalan  pasca terjadinya tanah longsor dalam beberapa hari kemarin mengakibatkan transportasi masyarakat di sebelas desa terganggu.

Lebih lanjut Dandim Eko menuturkan, turut ke lokasi untuk mengetahui kondisi dan memastikan ketersediaan bahan pangan, serta bantuan yang diberikan merupakan kepedulian Kodim 0119/BM bersama pemerintah Daerah Bener Meriah kepada masyarakat di Sebelas (11) Desa Kecamatan Syiah Utama yang terdampak akses longsor.

"Saat ini pembersihan material longsor terus diupayakan cepat selesai, perbaikan menggunakan Excavator, saat ini jalan sudah bisa dilalui kendaraan roda dua, namun tetap waspada saat melintasi, sebab selain jalan licin dan berlumpur, sisa material sewaktu-waktu dapat runtuh terutama saat terjadinya hujan, pesan Dandim

Sementara itu, Camat Syiah Utama Mustakim menyampaikan, pasca terjadinya tanah longsor, harga bahan pokok di sebelas Desa masih stabil, artinya tidak ada kenaikan di sejumlah toko yang ada, pungkasnya.

Editor : Armia Jamil
Bagikan Artikel Ini