Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Komisaris Pertamina Patra Niaga Tinjau Aceh untuk Jamin Pasokan Energi Aman
Advertisement . Scroll to see content

FJL Gelar Diskusi Terfokus Mengawal Penegakan Hukum Perdagangan Kulit Harimau di Bener Meriah

Rabu, 20 Juli 2022 | 22:13 WIB
  • author Armia Jamil
FJL Gelar Diskusi Terfokus Mengawal Penegakan Hukum Perdagangan Kulit Harimau di Bener Meriah
forum Jurnalis Lingkungan sedang diskusi membedah penegakan hukum kasus perdagangan dan perburuan harimau di Bener Meriah. Foto: Dok FJL

Sebelumnya, pada Mei 2022 publik dikejutkan dengan kasus dugaan perdagangan kulit dan tulang belulang harimau yang melibatkan mantan Bupati Bener Meriah, AH dan dua rekannya yakni SR dan IS juga telah ditetapkan sebagai tersangka.

Mereka ditangkap pada 24 Mei 2022 dalam sebuah operasi yang dilakukan oleh petugas Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Gakkum KLHK) Wilayah Sumatera.

Korwas PPNS Polda Aceh, Marzuki menjelaskan secara spesifik kasus ini ranahnya Balai Gakkum. Menurutnya, Perburuan terjadi karena adanya permintaan.

"Secara teknis perkara harimau sudah ditangani Gakkum. Menyangkut perburuan, pelaku, penjual dan pembeli hasil perburuan masih terus diburu," jelas Marzuki.

Advokat perwakilan Yayasan HAkA, Nurul Ikhsan menyebutkan jika penegakan hukum memang ranah polisi dan Gakkum. Ada kejahatan lebih kejam dari berburu, yakni memberangus habitat dan kawasan hidup hewan sekaligus memutuskan sumber makanan mereka.

"Penegakan hukum itu ranah polisi dan Gakkum, tapi kita juga harus menjaga kawasan habitat agar tidak dieksploitasi. Dampak yang timbul pasti akan merugikan warga," tutur Ikhsan.

Editor: Armia Jamil

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut